Hidayatullah: News
Horoscope
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

1900 Pasukan Perdamaian Indonesia Menuju Palestina-Israel

Pasukan Indonesia menuju Palestina
Hidayatullah - Meski memasuki bulan suci Ramadan, konflik antara Palestina dan Israel kembali bergejolak. Sampai saat ini, wilayah Jalur Gaza masih mencekam, setelah pasukan militer Israel melakukan serangan udara.

Namun, serangan pun kembali dibalas kubu Palestina, di mana bantuan pasukan Hamas meluncurkan roket-roket ke wilayah Israel.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa Indonesia yang juga merupakan anggota PBB tidak tinggal diam, karena telah mengirimkan 1.900 pasukan perdamaian.

"Prinsip dasar kita, kita ingin selesaikan secara damai antara Palestina dan Israel," jelas Purnomo, saat ditemui wartawan di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Rabu 9 Juli 2014.

Purnomo juga mengatakan bahwa pengiriman pasukan Indonesia yang mengusung misi perdamaian merupakan yang terbesar.

"Kita juga akan berangkatkan 1.000 pasukan lagi, tetapi tidak hanya di daerah konflik antara Palestina-Israel tapi juga di Konggo Afrika Tengah," ungkapnya.

Sumber : http://www.intriknews.com/2014/07/mantap-1900-pasukan-perdamaian.html
 

Eka Hidayatullah Internasional, Nasional, News, Palestina

Facebook Berencana Tuntut "Mark Zuckerberg"

Kali ini Admin akan memberikan info terbaru mengenai Facebook. Facebook saat ini dikabarkan akan menuntut Mark Zuckerberg karena perusahaannya dianggap telah melanggar term of service jejaring sosial Facebook. Zuckerberg membela diri, ia berani menuntut balik Facebook karena telah membunuh perusahaannya.

I9UB by . Namun, ini bukanlah Zuckerberg yang mengemban studi di Harvard University, bukan Zuckerberg yang tinggal di California, Amerika Serikat, dan bukan pula Zuckerberg sang pendiri Facebook yang saat ini masuk daftar pemuda terkaya di dunia.

Zuckerberg yang ini berasal dari Israel. Laki-laki berusia 32 tahun dan sudah berkeluarga. Ia baru saja mengganti namanya dari Guez Rotem menjadi Mark Zuckerberg secara legal di Kementerian Dalam Negeri Israel pada 7 Desember 2011.

Zuckerberg mendirikan perusahaan marketing berbentuk online bernama Like Store, yang menjual jasa untuk menaikkan jumlah “Like” halaman Facebook sebuah brand dari perusahaan yang menjadi kliennya. Like Store milik Zuckerberg “aspal” itu memasang slogan: “Anda sedih karena tidak ada orang yang mengunjungi halaman Facebook Anda? Kami punya solusinya! Butuh 1.000 Like? Kami akan mendapatkannya untuk Anda. Butuh 5.000 Like? Kami akan mendapatkannya untuk Anda. Butuh 10.000 Like? Kami akan mendapatkannya untuk Anda.”

Karena bisnis inilah akhirnya Facebook menutup akses masuk akun Like Store sejak 29 Januari 2011. Penutupan itu membuat Zuckerberg geram dan mengajukan gugatan kepada raksasa jejaring sosial itu. Pada 1 September 2011, divisi hukum Facebook mengancam akan menuntut Zuckerberg karena Like Store dianggap melanggar aturan main Facebook. Facebook berharap agar Zuckerberg menutup bisnis tersebut.

Namun, Zuckerberg tidak merasa jera, dan malah mengganti namanya. Mulai dari nama identitas diri hingga paspor, semua diubah menjadi Mark Zuckerberg. Bahkan, ia berencana mengubah nama keluarga menjadi Zuckerberg. Sepekan setelah itu, tepatnya 14 Desember 2011, Facebook mengirim ancaman untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Namun hingga kini, belum ada kejelasan apa alasan Facebook menuntut Zuckerberg.

Zuckerberg bisa dibilang seorang marketer yang pantang menyerah. Ia membuat akun Facebook baru dengan nama I’m Mark Zuckerberg. Tak hanya itu, ia juga membuat situs www.markzuckerbergofficial.com, yang berisi cerita singkat perseteruannya dengan Facebook. Dalam situs tersebut, terpampang teks bertuliskan Will Facebook Sue Mark Zuckerberg?

Mungkin, ini merupakan strategi pemasaran yang dilakukan Zuckerberg ini agar ia mendapat banyak dukungan dari para simpatisan.

hayo siapa yg mau ganti nama jadi “Andrew Darwis” :ngakaks

Eka Hidayatullah Nasional, News

Pasukan Militer Israel Yakin, Palestina Memilih Perang

HIDAYATULLAH | Tel Aviv - Pasukan Militer Israel mulai melakukan latihan untuk mewaspadai Intifada (perlawanan) ketiga dari warga Palestina. mereka pun yakin, Palestina akan memilih jalur perang ketimbang negosiasi.

"Militer yakin, Otoritas Palestina akan memilih untuk menggelar Intifada ketimbang berdiskusi di meja runding untuk menentukan status finalnya dengan Israel," ujar pejabat senior militer Israel, dalam Radio Militer Israel, Kamis (21/2/2013).

Para pasukan Negeri Yahudi itu menggelar latihan perang selama empat pekan untuk mewaspadai konfrontasi dengan warga Palestina. Selain mewaspadai kelompok Hamas, mereka juga mewaspadai kelompok Hizbullah di Lebanon. Mereka berpendapat, kedua kelompok bersenjata itu ingin membinasakan Israel.

Pada dasarnya, Intifada merupakan gerakan perlawanan Palestina yang ditujukan untuk mengakhiri pendudukan Israel. Gerakan Intifada pertama dimulai pada 1987 di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Gerakan perlawanan itu membuat perhatian dunia terfokus pada perjuangan Palestina. Hal itu juga menuai perhatian dari Amerika Serikat (AS) yang akhirnya mengusulkan inisiatif dialog dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Namun Israel menolak mekanisme itu karena mereka masih menganggap PLO sebagai teroris.

Sementara itu, Intifada jilid dua pecah tepat pada tahun 2000 silam. Di saat itu, Israel berupaya merebut kembali wilayah Tepi Barat. Hasil dari peperangan itu terbukti menewaskan 3.223 warga Palestina dan 950 pasukan Israel. Perekonomian di Tepi Barat dan Jalur Gaza langsung melemah karena peperangan itu.

Namun Intifada itu justru memberi keuntungan pada Palestina karena proyek pemukiman Israel gagal terealisasi. Ariel Sharon yang pada 2001 menjabat sebagai Perdana Menteri Israel mencetuskan kebijakan untuk menjauhi Jalur Gaza.

Sumber : http://international.okezone.com/read/2013/02/21/412/765517/militer-israel-yakin-palestina-memilih-perang


Jangan lupa di like & di share ya sobat !!!


Eka Hidayatullah News, Palestina

KPU dan KPI Dituntut Tindak Tegas Pelanggar Kampanye di Media Massa

HIDAYATULLAH | Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan menyiapkan aturan penyiaran kampanye Pemilu. Dalam rapat dengar pendapat di Komisi I DPR RI, KPU dan KPI dituntut untuk menindak tegas pelanggar peraturan tersebut.






"Peraturan KPU itu macan ompong. Kita lihat masih ada iklan partai politik di media massa. Ini masih dilanggar. Ke depan, sanksinya harus dipertegas," kata Anggota Komisi I DPR RI, Evita Nursanti, dalam rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Ketua KPU Husni Kamil Manik menjawab akan memastikan kembali apakah iklan yang memuat tokoh parpol selama ini melanggar aturan atau tidak. Namun, KPU menyatakan tidak bisa memberi sanksi pidana terkait pelanggaran tersebut, misalnya pemberhentian parpol sebagai peserta pemilu.

"Sanksinya hanya pemberhentian kampanyenya. Kewenangannya sudah dijelaskan dalam UU No 8 Tahun 2012 dan PKPU No 1 Tahun 2012," kata Husni.

Ketua KPI Pusat, Mochamad Riyanto juga mengungkapkan hal senada. KPI tidak bisa mencabut izin siaran media massa meskipun media massa terbukti melanggar aturan.

"Sanksi, kami agak kesulitan. Induk dan basis kami adalah UU Penyiaran. Sanksi tertinggi dalam UU Penyiaran adalah pengurangan durasi jam siaran atau penghentian sementara. Kalau pencabutan izin siaran harus melalui pengadilan," tutur Riyanto.

Komisi I DPR RI menuntut agar KPU dan KPI melaksanakan fungsi pengawasan penyiaran iklan pemilu secara optimal. Untuk itu, KPU dan KPI akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan Dewan Pers guna membahas peraturan penyiaran kampanye pemilu di media massa.






Source : news.detik.com 




Jangan lupa di like & di share ya sobat !!!


Eka Hidayatullah Nasional, News

Bekas RSBI Resmi Jadi Sekolah Biasa

HIDAYATULLAH, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh secara resmi menetapkan bekas sekolah rintisan sekolah bertaraf internasional kembali menjadi sekolah reguler. "Dengan ini, sekolah eks RSBI berstatus menjadi sekolah reguler, yang dibina oleh pemerintah provinsi/kabupaten/kota," kata Nuh ketika ditemui di kantornya, Kamis, 31 Januari 2013.

Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor: 017/MPK/SE/2013 tentang Kebijakan Transisi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Menurut Nuh, surat edaran itu ditujukan kepada kepada para kepala daerah seperti gubernur, bupati atau wali kota, kepala dinas pendidikan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.

Awal Januari lalu, Mahkamah Konstitusi membubarkan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Ketua MK Mahfud MD menilai, RSBI/SBI menimbulkan perlakuan diskriminatif di bidang pendidikan sehingga bertentangan dengan prinsip konstitusi. Ia menjelaskan, hanya anak orang kaya saja yang bisa masuk RSBI karena pungutan biayanya jauh lebih mahal ketimbang sekolah biasa.

Nuh menambahkan, meski berubah menjadi sekolah reguler atau sekolah biasa, eks-RSBI hendaknya menyelesaikan programnya sampai tahun ajaran yang baru tiba. Dia menegaskan, semua papan nama, kop surat, dan stempel, yang terkait dengan label RSBI tidak dapat dipergunakan lagi dalam proses administrasi atau manajemen sekolah.

Pemerintah daerah, menurut Nuh, wajib menyediakan anggaran untuk menjamin terselenggaranya pendidikan bermutu pada sekolah eks RSBI. "Sekolah tidak boleh menarik pungutan dari masyarakat yang terkait dengan program RSBI," katanya. Sekolah menerapkan pengelolaan pembiayaan sekolah reguler dengan manajemen berbasis sekolah.

Adapun tahun ini, Kementerian Pendidikan menganggarkan Rp 2,5 triliun untuk kurikulum baru. Anggaran itu antara lain untuk pengadaan buku 72,9 juta eksemplar sebesar Rp 1,3 triliun dan pelatihan 1,13 juta guru berbiaya Rp 1,3 triliun. Dia menegaskan, anggaran ini tidak mengada-ada. "Tak akan ada kisah seperti kasus Hambalang,” katanya.

Namun, anggaran kurikulum baru belum tentu dapat dikucurkan dalam waktu dekat. Anggota Panitia Kerja Kurikulum Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Rohmani, menjelaskan, kurikulum itu terlalu dini untuk diterapkan pada tahun ajaran baru. Apalagi, konsepnya kurikulum belum tuntas. "Untuk itu kami sepakat membintangi dulu anggarannya," ujarnya.



Jangan lupa di like & di share ya sobat !!!
Eka Hidayatullah Nasional, News

904 Truk Kontainer Angkut Bahan Bangunan Menuju Gaza

HIDAYATULLAH, Pusat Informasi Palestina (PIC) melaporkan, sejumlah sumber khusus di perlintasan Rafah bahwa sekitar 904 truk-truk kontainer dari Mesir membawa bahan bangunan akan melanjutkan aktivitasnya hingga hari ini Kamis (24/01/2013) menuju Gaza untuk merekontruksi.
Sumber-sumber menegaskan, truk-truk kontainer itu membawa bahan bangunan dari yang diberikan oleh Qatar dalam paket bantuan yang menurut rencana akan tiba di Gaza yang nilainya diperkirakan sebanyak 400 juta dolar.
Sumber menegaskan total jumlah truk kontainer itu membawa 23,13 ribu meter kubik batu koral.
Bantuan Qatar
Sementara itu, Kepala Biro Politik gerakan perlawanan Islam Hamas, Khalid Misy’al menegaskan, negara Qatar adalah salah satu sadikit negara yang mendukung Palestina, membela rakyatnya dan menolongnya sejak lama.
Dalam pertemuan dengan delegasi korban perang yang diutus oleh pemerintah Palestina beberapa pekan lalu ke Qatar untuk mengunjungi secara resmi Emir Qatar, Misyal menegaskan, “kami bersama saudara dipimpinan Hamas bahagia menyambut delegasi ini dari keluarga para syuhada yang datang dari tanah yang mulia dan symbol ketegaran yakni Gaza yang merupakan bagian dari tanah Palestina.”
Sementara itu Mis’yal menambahkan, “Kalian membawa beban tanggungjawab Palestina dan Gaza yang memiliki keutamaan. Semua orang Palestina mendukung kalian.”
Ia juga memberikan apresiasi usaha Emir Qatar Syekh Hamd bin Khalifah Aali II yang konsisten mendukung warga Gaza.
Misyal menegaskan, kalau tidak ada umat Islam, Gaza tidak akan menang dan tak akan tegar berjuang. Yang mendukung Gaza adalah seluruh warga Palestina, bangsa Arab dan umat Islam.
Delegasi anak korban perang zionis berangkat dari Jalur Gaza pada Selasa kemarin ke Qatar untuk berkunjung selama 14 hari dengan disambut oleh Emir Qatar. Mereka terdiri dari 45 anak dari keluarga korban syuhada dan luka-luka, atau rumahnya dihancurkan oleh Zionis-Israel selama perang Al Furqan dan perang Hijarah Assijjil. Terutama dari keluarga Dalwa dan keluarga Samuni serta Ahmad Al Ja’bari.

Anggota delegasi ini, Ahmad Zuwaidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Misy’al yang memberikan program yang direalisasikan oleh negara Qatar dalam mendukung bangsa Palestina.*
Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar



Jangan lupa di like & di share ya sobat !!!
Eka Hidayatullah Internasional, News, Palestina

Ini Awal Mula Tertangkapnya Raffi Ahmad Cs



HIDAYATULLAH, JAKARTA -- Artis Raffi Ahmadbersama ke 16 teman-temannya ditangkap tim penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN), Ahad (27/1) subuh, saat sedang berpesta narkotika.

Deputi Penindakan BNN, Inspektur Jenderal Benny J Mamoto, mengatakan, penangkapan atas peristiwa berawal dari laporan dan informasi masyarakat sekitar.
''Kita lakukan pendalaman dan penyelidikan, akhirnya kita putuskan,'' kata Benny, Ahad (27/1), di Kantor BNN, MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

Ia menjelaskan, keputusan penangkapan dihasilkan setelah melihat bukti-bukti yang cukup dan dilakukan pengamatan dalam waktu yang cukup lama.
''Kita lakukan penggeledahan dan kita bawa keseluruhan orang-orang yang ada di sana untuk lakukan pemeriksaan di BNN,'' ujar Benny.

Saat penangkapan ke-17 orang tersebut, kata Beny, tidak ada perlawanan. ''Saat ditangkap kondisi biasa, sadar. Semua menurut dan mengikuti kita.''

Hingga saat ini pun, Raffi Ahmad dan teman-teman masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik. Sehingga, Benny belum bisa memastikan pula peran masing-masing pihak yang diamankan. Menurutnya, hal tersebut bisa diketahui setelah tes urine selesai dilaksanakan. 

''Mereka sebagian sedang minum, di mana sudah dicampur dengan narkoba MDMA,'' kata dia.

Lokasi penangkapan atas peristiwa yaitu berlangsung di kediaman Raffi Ahmad, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Diungkapkan pula, dari 17 orang yang diamankan, 13 merupakan laki-laki dan empat orang perempuan. Kemudian, empat di antara mereka berprofesi sebagai publik figur dan ditemukan mengonsumsi alkohol.

Sebab masih berlangsungnya pemeriksaan, baik tes urin atau pun spesimen lainnya, sehingga pihak BNN belum bisa menentukan siapa-siapa saja yang postif menggunakan narkotika dan atau mengonsumsi alkohol. ''Ini nanti, sedang kita kroscek,'' kata Benny.
Eka Hidayatullah News

Raffi Ahmad Di Gerebek, Irwansyah Dan Zaskia Sungkar Tak Terlibat Narkoba



Pasangan selebriti Irwansyah dan Zaskia Sungkar memang mendatangi rumah Raffi Ahmad. Mereka juga ikut diperiksa oleh BNN. Namun keduanya diketahui tak terlibat narkoba.
Ibunda Zaskia, artis senior Fanny Bauty dengan tegas membantah keterlibatan putrinya. Menurut Fanny, keduanya hanya apes saja ketika mengunjungi kediaman Raffi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
“Insya Allah anak-anak saya nggak terlibat narkoba. Hanya apes aja.
Keduanya menyambangi rumah Raffi pagi ini, Minggu (27/1/2013) untuk urusan pekerjaan. Rumah produksi yang dikelola Irwansyah bekerjasama dengan Raffi untuk sebuah acara. Untuk mendapatkan tanda tangan Raffi, keduanya pun langsung menuju Lebak Bulus sepulang syuting FTV.
“Jadi pulang syuting FTV mereka ke sana ngejar Raffi untuk tanda tangan. Pada saat mereka sampai mereka lihat Raffi sudah digerebek. Makanya mereka sekarang ikut ke BNN untuk dimintai keterangan,” jelas Fanny.
Menurut Fanny, Irwansyah dan Zaskia mendatangi rumah Raffi pukul 07.00 WIB. Setiba di sana ternyata kediaman presenter ‘DahSyat’ tersebut ramai tim BNN.
Eka Hidayatullah News